latah
Latah disini bukan berarti latah yang kayak mpok atiek gitu tapi dalam artian yang lebih meluas. Menirukan sesuatu yang sudah orang lain kerjakan juga bisa dibilang latah. Indonesia negaraku yang aku cintai, Disini kuberdiri, Ikrarkan janji (lagu capres yang gak jadi hehe). Menurut gue Indonesia ini termasuk masyarakatnya yang latah. Apa yang menjadi tren saat itu langsung menyebar cepat dan ditiru oleh orang banyak. Kalau di kampung gue di Baturumpil jika ada satu orang yang jadi tren semuanya ikutin, contohnya pas libur anak-anak disini di cukur nya sekampung sama (serius demi Allah ieu mah). lagi tren mohawk semua mohawk. Memang gaya bisa membuat kita lupa siapa diri kita sebenarnya dan malah ngikutin orang -_-. Dan satu hal yang gue benci adalah ketika pertama kali gue dibeliin motor, motornya ya ga bagus bagus amat, bukan motor sport tapi RT sebelah ada yang beli setipe dan sewarna pula busyet dahh :(. Dan asal kalian tau semua anak anak di kampung gue itu punya dress code rambutnya sama, kaosnya sama, celana nya sama juga, (biar bisa bedain pas tawuran). Orang akan dikenal orang banyak adalah ketika dimana kita itu memliki keunikan dalam diri kita. seengganya kita bisa beda sama orang lain lah. Kita punya ciri khas yang bikin kita beda dan dikenal orang. Apalagi pas musimnya acara YKS di salah satu stasiun tv swasta. Dan semua jogetnya orang hafal. Dan setelah itu ada acara di tv yang berbeda mengadakan acara tv yang serupa sama juga ada jogetnya. ini menandakan bahwa kita kurang kreatif untuk menciptakan suatu yang baru, sebuah tren baru. Gue bukan orang yang bijak sih gaada manusia yang sempurna, Ini dikembalikan lagi kepada pembaca apakah setuju dengan pendapat gue atau tidak. Gue engga maksa pembaca ngikutin tulisan gue trus nanti nya jadi aliran sesat kan berabe. Bisa dianggap nabi palsu gue :(. Dan kalo sebenernya kita bisa lebih kreatif dari sekarang bukan mustahil kita bisa melebihi negara-negara maju. gue yakin diantara 240 juta orang Indonesia punya potensi yang sama untuk merubah dunia :)
"Tidak peduli rasmu apa suku bangsamu apa semua orang di dunia mempunyai potensi yang sama di dalam bidangnya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar