Mungkin diantara pembaca ada yang sudah pernah pacaran pada usia sekolah dasar. Mungkin waktu itu kita masih malu - malu terhadap lawan jenis dan hanya berani mengungkapkan rasa pada pesan singkat. Tapi, sekarang anak - anak usia sekolah dasar biasanya kelas 4 - 6 SD sudah pacaran. Mereka akhil baligh terlalu dini dan itu yang bikin prihatin. Di kampung gue banyak anak kecil pada udah pacaran sedih tau gak mereka yag harusnya bermain dengan riang, bayangin kalo mereka galau. Tiba tiba saat mereka main petak umpet salah satu yang galau dari mereka menghitung dan mencari temannya lalu berkata :
"Udah belum gais?!" Sambil berteriak
"Udah!"
"Iya siap aku kesana!" Berjalan menuju tempat persembunyiannya
"Kalian kemana sihh?!" Setelah 2 hari mencari belum ketemu
"Plis deh gais kamu itu bukan pacar aku yang selalu ngilang :(" Lalu teman temannya keluar dengan wajah tidak tega.
"Tenang ko bro maafin aku . Aku ngertiin kamu ko"
"Katanya kamu ngertiin aku masak mempermainkan aku sih" Menangis dengan suara tersendu - sendu.
Miris kan melihat anak - anak yang harusnya bermain dengan riang kini harus galau sama pacarnya. Mereka diracuni oleh sinetron - sinetron aneh yang tayang di tv teracuni oleh lagu - lagu coboy junior "ea ea". Mereka dengan lantangnya bernyanyi "KAU BIDADARI JATUH DARI SURGA DIHADAPANKU EA!~" Untung yang liat bidadari jatuhnya anak - anak kecil jadi diteriakin ea ea coba gue, bawa ke kamar aja kan bisa langsung indehoy (otak brengsek). kata bidadarinya gini :
"Gue jatoh tolongin bego!! EA EA EA" Sambil ngambek
"O baby plis be mine oh mine" Nerusin nyanyi
"Najis Tolol!" (maaf kelepasan).
Lagu tadi itu merusak jangan beredar lagi dipasaran.
Anak - anak Indonesia zaman sekarang tidak memiliki lagunya sendiri. Mereka nyanyi lagu galau seperti "Lumpuhkanlah ingatanku~" dll. Bayangin mereka di masa depan dikit dikit galau pacar ngilang tidur sebentar galau, Telat jemput dikit galau, Pacarnya suka cowok lagi galau. Tontonan anak - anak juga sekarang macem - macem. Mereka lebih senang nonton "GGS" dari pada "si Bolang" mereka lebih suka "YKS" dari pada "si Unyil". Anak - anak sangat senang meniru apakah tega kita melihatkan contoh yang tidak baik yang akan ditiru mereka? Atau mereka akan mendengarkan lagu - lagu yang belum sepantasnya mereka nyanyikan di usia mereka "CINTA SATU MALAM OH INDAHNYA~". Indonesia butuh perubahan, berikan anak - anak untuk mendapatkan haknya yang bermain dengan ceria dan belajar semestinya. Wass! see ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar